SELAMAT DATANG DI BLOG ILHO-HITTER
Tampilkan postingan dengan label tutorial computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial computer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Desember 2010

Cara membersihkan virus windows media player

Pernahkan anda mengalami kejadian yang menyebalkan, hampir semua record dengan extention  .exe bila di execution  tidak bisa dibuka sama sekali kecuali  windows media player yang terbuka . Wadohhh kepalaku pusing tujuh keliling nih, semua module yang ada di laptop gak bisa dibukak, sudah sekitar 3 jam aku cari solusi gak ketemu juga.
ternyata solusinya mudah sekali. ikuti step-step berikut ini :
1.buka record notepad di komputer sebelah yang belum keinfeksi virus, duplicate kan list berikut ini ke notepad :
Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CLASSES_ROOT\.EXE]
@="exefile"
"Content Type"="application/x-msdownload"

[HKEY_CLASSES_ROOT\.EXE\PersistentHandler]
@="{098f2470-bae0-11cd-b579-08002b30bfeb}"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile]
@="Application"
"EditFlags"=hex:38,07,00,00
"FriendlyTypeName"=hex(2):40,00,25,00,53,00,79,00,73,00,74,00,65,00,6d,00,52,\
 00,6f,00,6f,00,74,00,25,00,5c,00,53,00,79,00,73,00,74,00,65,00,6d,00,33,00,\
 32,00,5c,00,73,00,68,00,65,00,6c,00,6c,00,33,00,32,00,2e,00,64,00,6c,00,6c,\
 00,2c,00,2d,00,31,00,30,00,31,00,35,00,36,00,00,00

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\DefaultIcon]
@="%1"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open]
"EditFlags"=hex:00,00,00,00

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
"IsolatedCommand"="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\runas]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\runas\command]
@="\"%1\" %*"
"IsolatedCommand"="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex\DropHandler]
@="{86C86720-42A0-1069-A2E8-08002B30309D}"

[-HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\FileExts\.exe\UserChoice]
kalo sudah silahkan record di save dengan nama = “tukang-sapu.reg”
copy record tukang-sapu.reg ke komputer yang telah ke inveksi pathogen ( rekomendasi taruh aja record tersebut di my request ), klik kanan pilih combine …. kemudian restart.
Selesai deh

Cara boot fd for windows 7

Membuat USB Flashdisk Menjadi Bootable untuk Menginstall Windows 7
Kali ini saya tidak bahas geeky / developer stuff, bahas yang agak ringan saja, untuk consumer / end user .
Saya yakin sebagian besar rekan - rekan menggunakan CD / DVD untuk melakukan instalasi sistem operasi. Tentunya untuk menggunakan CD / DVD, Anda membutuhkan CD / DVD drive.
Bagaimana dengan komputer2 yang tidak memiliki CD / DVD Drive seperti netbook?
Pada post ini, saya ingin memberikan sedikit cara membuat USB flash disk Anda supaya bootable untuk menginstal sistem operasi (dalam hal ini Windows 7) .
Sebenarnya ada beberapa teknik yang dapat Anda gunakan utk membuat flashdisk Anda bootable. Dari yang natively dari Windows sendiri maupun menggunakan external party software.
Dalam contoh saya ini, saya akan menggunakan cara native dari windows saja .
Sebelum saya mulai ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebagai berikut:
• Anda membutuhkan minimal flashdisk berkapasitas 4GB (sebab Windows 7 sendiri berukuran skitar 3GB)
• Saya asumsikan Sistem Operasi yang anda gunakan sekarang adalah Vista atau Windows 7 sendiri (sebenarnya XP juga bisa, tetapi ada beberapa langkah yang berbeda). Pada post ini saya menggunakan Windows Vista.
Ok, mari kita mulai.
1. Langkah pertama yang Anda perlu lakukan tentunya adalah colok Flashdisk ke USB port Anda. [gak penting banget... siapapun juga tau hehe... ]
2. Berikutnya buka command prompt Anda dengan cara Start - All Programs - Accesories - Command Prompt. Klik kanan, lalu pilih "Run As Administrator". Ingat harus Run As Administrator, kalau klik biasa saja, ada beberapa perintah tidak bisa berjalan dengan lancar.
3. Ketik peritah diskpart, maka prompt akan berubah menjadi DISKPART>
4. Selanjutnya ketik list disk untuk menampilkan disk yang tersedia pada komputer kita saat ini.



Gambar di atas menunjukkan bahwa Disk 0 adalah harddisk saya yang berkapasitas 233GB, sedangkan Disk 1 adalah flashdisk saya yang berkapasitas skitar 8GB.
5. Lakukan format terlebih dahulu pada flashdisk kita. [Jgn lupa backup data2 Anda bila ada yang ingin diselamatkan sebelum hilang ]. Ketik peritah - perintah berikut.
select disk 1 -> 1 adalah disk yang ingin diformat, silahkan sesuaikan dengan keperluan Anda
clean
create partition primary
select partition 1
active
format fs=NTFS
assign
exit
6. Setelah berhasil di format, selanjutnya kita akan membuat flashdisk kita menjadi bootable dengan bantuan utilitas bootsect yang terdapat pada Windows Vista maupun Windows 7.
Masih pada command prompt yang sama, mari kita lanjutkan.
Masukkan DVD Windows 7 pada DVD Drive komputer kita, lalu ubahlah ke direktori dimana DVD tersebut berada, dengan perintah:
d:
cd d:\boot
[dengan asumsi drive DVD saya adalah d]
7. Gunakan bootsect untuk membuat flashdisk kita menjadi bootable. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah:
bootsect /nt60 g:
[saya asumsi flashdisk saya berada pada drive letter g:]
Sekarang Anda dapat menutup windows command prompt Anda.
8. Copy-lah semua file instalasi yang ada di DVD drive Anda (dlm contoh saya drive d) ke flashdisk Anda (dlm contoh saya g).

Burn file dengan windows 7

Satu lagi fitur dari windows 7 yang tidak dimiliki pendahulunya, burning file ISO pada sebuah kepingan CD atau DVD tanpa harus menggunakan software pihak ketiga seperti Nero Burning Room atau software lainnya. Dengan tips ini, anda tidak perlu lagi susah-susah mencari software lain untuk burning ke kepingan CD atau DVD.
Sepertinya, microsoft memang benar-benar serius ingin memperbaiki sytem operasi Windows 7 agar lebih baik dan punya banyak fitur dari system operasi pendahulunya. Terbukti dengan banyaknya tambahan aplikasi built-in yang dapat anda gunakan tanpa harus menginstall software lagi untuk melakukannya. Jadi jika anda saat ini masih menggunakan system operasi lama, coba beralihlah ke Windows 7 yang lebih powerfull dan handal untuk semua aspek.
Kembali ke topik, untuk burning file ISo ke keping CD atau DVD caranya sangat mudah, cukup klik kanan file ISO yang ingin anda burning dan pilih Burn disc image.

Hal ini akan membuka sebuah jendela baru Burn Disc Image dimana kamu bisa memilih CD atau DVD drive yang akan digunakan sebagai media burning. Jangan lupa untuk memberi tanda pada Verify disc after burning. Klik tombol Burn untuk memulai burning.

Ketika burning berlangsung, anda akan dapat melihat indikasi berapa persen proses yang telah berlangsung pada jendela Burn Disc Image.

Setelah proses burning selesai, anda akan mendapat sebuah pesan yang menandakan proses burning telah selesai dilakukan. Klik tombol Close untuk menutup jendela Burn Disc Image dan CD/DVD anda siap untuk digunakan.

Memunculkan kembali file atau folder yg disembunyikan virus

Tips ini sebenarnya sudah sering saya berikan baik disisipkan dalam postingan melalui komentar maupun email pengunjung maseko’s weblog, namun sepertinya pertanyaan serupa terus saja berdatangan. Rupanya wabah virus menyembunyikan file dan folder terutama dalam flashdisk telah menyebar ke berbagai penjuru Indonesia :). Penulisan di sini saya lakukan kembali agar dapat menjadi rujukan kepada Anda-anda yang memerlukan, dan saya cukup memberikan URL tulisan ini.
Langsung saja. Jika Anda menyadari bahwa ketika flashdiks Anda dicolokkan ke komputer namun tidak terlihat sebagian atau seluruh file atau folder yang Anda pikir seharusnya ada, bisa jadi memang sebelumnya flashdisk tersebut telah menjadi mainan virus yang salah satu aksinya menyembunyikan file dan folder. Ini mungkin juga diperkuat dengan melihat kaspasitas USB flash drive (UFD) yang terlihat masih berisi.
Jika memang begitu keadaannya, langsung saja jalankan perintah berikut melalui Start — Run atau melalui Command Prompt:

  attrib -r -h -s F:\*.* /s /d
 
Setelah perintah tersebut tekan OK

Lebih Jauh Tentang Perintah ATTRIB
Perintah ATTRIB merupakan perintah yang ada dalam Microsoft DOS dan masih dapat digunakan sampai saat ini termasuk dalam Command Prompt Windows. Perintah ini digunakan untuk memberikan atau menghilangkan atribut tertentu pada suatu file atau folder.
Syntax umumnya adalah sebagai berikut:

ATTRIB [+R | -R] [+A | -A ] [+S | -S] [+H | -H] [[drive:] [path] filename] [/S [/D]]
 
Keterangan:
+ Digunakan untuk menambahkan sebuah atribut.
- Digunakan untuk menghilangkan sebuah atribut
R Atribut file read only (hanya dapat dibaca)
A Atribut file archive
S Atribut file system
H Atribut file hidden (disembunyikan)
/S Memproses semua file dalam semua direktori
/D Memroses direktori
 
Dengan mengetahui penjelasan ini, Anda pun dapat pula menyembunyikan folder dan file sendiri. Tapi perlu diingat, folder dan file yang disembunyikan ini, akan tetap dapat terlihat jika kita mengaktifkan tampilan untuk melihat file yang disembunyikan dan file system dari menu Folder Options di Windows Explorer.

Menghapus tanda panah shortcut di desktop

Jika anda berminat untuk menghilangkan tanda panah pada shortcut bisa ikuti langkah berikut:

1. Lihat tampilan default shortcut windows (tanda panah masih ada)

2. Pada start menu pilih Start -> Run
    Ketik regedit
    Klik OK

3. Pada kotak dialog registry editor, cari direktori
     HKEY_CLASSES_ROOT/lnkfile
     Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts (anda bisa klikkanan pada IsShortcut, pilih Rename kemudian      ketik IsShortcuts)

4. Cari direktori
HKEY_CLASSES_ROOT/piffile
Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts

Anda bisa klikkanan pada IsShortcut, pilih Rename kemudian ketik IsShortcuts
5. Tutup registry editor
Restart komputer
Jika berhasil maka shorcut anda tidak ada lagi tanda panahnya.
  

Catatan:
Jika anda ingin mengembalikan ke kondisi semula (memunculkan tanda panah shortcut),
HKEY_CLASSES_ROOT/lnkfile
Ubah nama IsShortcuts menjadi IsShortcut
HKEY_CLASSES_ROOT/piffile
Ubah nama IsShortcuts menjadi IsShortcut

Silahkan dicoba tips di atas, mudah-mudahan bisa menghilangkan panah shortcut di desktop komputer anda.
 

Tips mempercepat koneksi internet tanpa software

Bagi anda yang suka browsing tentunya penggunaan internet menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Apalagi jika hal tersebut menyangkut pekerjaan. Misal untuk cek email, update blog, mencari informasi dan lain sebagainya. Jika koneksi internet anda sudah broadband, 3G dan sekelasnya mungkin tidak terlalu bermasalah (bukan berarti tidak ada masalah sama sekali lho…). Namun jika koneksi internet anda masih menggunakan dial up apalagi masih menggunakan GPRS dari HP sebagai modemnya, anda terpaksa harus sedikit bersabar dengan koneksi internet yang “lemot” bagaikan bekicot heeeeee………. Kita bisa meminimalkan agar koneksi internet tidak terlalu lambat banget. Sebenarnya ada banyak tool/applikasi yang bisa dipakai untuk mempercepat koneksi internet baik yang gratisan atau yang berbayar seperti Speed ConnectInternet Accelerator, web accelerator,  ashampho internet accelerator, fosSpeedconsole dll.
Pada postingan kali ini saya akan bahas cara mempercepat koneksi internet dengan tweak registry pada komputer kita dan tweak konfigurasi browser Mozilla Firefox. Mudah-mudahan dengan tips dan trik berikut ini koneksi internet yang kita gunakan sedikit menjadi lebih baik.
Ada beberapa setingan yang harus dirubah  di registry komputer kita, seperti Setting Shared Folder dan boot jika komputer kita terhubung dengan jaringan komputer lain, setting file temporary pada browser, Cache DNS, mengurangi Bandwitch Update windows dll. Kali ini yang akan kita lakukan adalah Optimalisasi DNS Lookup.  Ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan atau mempercepat koneksi internet, dan untuk mengubahnya kita bisa menggunakan software TCP/IP Optimizer. Namun kali ini yang akan kita lakukan adalah dengan tweak registry yang ada di komputer kita (tanpa software).
Caranya :
  1. Klik menu Start > Run
  2. Pada kotak dialog Run ketikkan regedit, lalu klik OK
  3. Sekarang kita cari alamat registry ini : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Current ControlSet\Services\Tcpip\ServiceProvider.
  4. Setelah kita berada di direktori ServiceProvider ubah nilai-nilai dibawah ini semuanya menjadi 1.
    • DnsPriority=1
    • HostsPriority=1
    • LocalPriority=1
    • NetbtPriority=1
  5. Tutup registry restart komputer.

Mengunci folder tanpa software atau aplikasi

1. buka notepad lalu coppy vaste tulisan dibawah ini
@ECHO OFF
titipan kunci folder
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Serius nich mau Kunci ??(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Foldernya dah terkunci
goto End
:UNLOCK
echo Eiittt masukkan pasword dulu
set/p "pass=>"
if NOT %pass%== titipan goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Foldernya berhasil di buat
goto End
:End
2. save dengan tipe all file dan beri nama apa saja dan ahiri dengan .bat contoh: kunci.bat
3. simpan file tadi dimana kita suka lalu tekan enter.
4. silahkan periksa dan temukan di folder tempat kita menyimpan file .bat tadi pasti terdapat folder dengan nama locker
5. simpan folder yang akan kita kunci ke dalam folder yang bernama locker tadi.
6. kembali ke file .bat tadi lalu tekan enter dan carilah file locker dengan tab, bila sudah pas pada locker tekan enter dan tekan y lalu enter lagi.
7. silahkan cek pasti folder locker itu menghilang. nah untuk membukanya atau menampilkan kembali enter pada file .bat tadi dan masukan pasword yaitu titipan. catatan: untuk mengubah pasword caranya yaitu sebelum kita save ke notepad tulisan di atas tadi silahkan edit kata-kata diatas yang namanya titipan menjadi apa saja. itu akan menjadi pasword kita nanti.hehehe. silahkan mencoba. salam.

Cara mempercepat download di internet


Jika Anda secara teratur menggunakan Internet untuk mendownload file, maka  Anda akan  ingin memastikan kecepatan download Anda dalam keadaan prima. Download yang lambat akan membuat kita frustasi dan membuang-buang waktu.
Untungnya, ada beberapa cara mempercepat download di internet yang sederhana dan dapat Anda lakukan dengan hanya satu atau dua klik pada mouse Anda.
Langkah 1
Menutup jendela atau tab Internet lainnya. Menjalankan beberapa tab internet dapat membebani koneksi internet dan mengurangi jumlah kecepatan internet disediakan untuk download.
Langkah 2
Pindahkan kursor mouse Anda setiap beberapa menit untuk mencegah komputer Anda dari masuk ke modus siaga (idle), yang menutup sebagian besar dari fitur dan dapat memperlambat atau menghentikan proses download.
Langkah 3
Mengurangi  menjalankan atau membuka program lain di komputer Anda. Beberapa program yang sedang dijalankan memakan RAM dan ketika program sedang dibuka maka semua program akan melambat. Ini termasuk browser internet. Jika browser Internet Anda melambat, maka  download Anda juga dapat menjadi lambat.
Langkah 4
Membersihkan cache dan cookie dari browser Internet Anda sebelum memulai download. File-file ini dapat membangun dan memperlambat segala sesuatu yang terlibat dengan koneksi internet Anda, termasuk download. Untuk menghapus klik file “Tools,” “Internet Options” dan pilih browser history. Hapus semua informasi ini.
Langkah 5
Hubungi penyedia internet Anda dan meningkatkan kecepatan koneksi Anda. Meskipun tagihan bulanan Anda akan meningkatkan tapi kecepatan download anda akan meningkat juga.
Langkah 6
Jika anda ingin menggunakan software gunakanlah sofware Internet Download Manager (IDM). Sepengalaman saya software ini yang paling effektif untuk mempercepat download internet.

Memaksimalkan kinerja IDM

Bagi anda yang suka download lewat internet dan menggunakan software bantuan seperti Internet Download Manager (IDM) , FlashGet, Download Accelerator,atau apa saja yang menurut kalian bagus.Tapi disini saya cuma menkupas cara memaksilkan Softare Download yang menggunakan IDM.

Ya tapi mungkin banyak yang sudah tahu tips dan triks ini, tapi ada juga yang belum tahu cara memaksilkan tool's ini.Mau tahu cara buat memaksilkannya software Internet Download Manager (IDM).Yuk ikuti langkah²
dibawah ini :
1. Bagi anda yang belum punya Software IDM nya bisa cari di internet.
2. Setelah download instalkan software tersebut ke PC / Laptop anda, tapi harus yang full downloadnya dengan kata lain sekalian Patch / cracksnya juga didalam pacth / craks ada dua file nama filenya IDMan dan RegKey kedua²nya di copy paste.
3. Setelah installasi selesai anda buka Patch / cracks tersebut lalu copy paste kan di dalam folder ini
NB : Tapi sebelum di patch / crack matikan sy try icon IDMnya lebih dahulu letaknya ada di pojok bawah sebelah jam C:\Program Files\Internet Download Manager
4. Setelah kedua file tercopy langkah selanjutnya buka file yang bernama RegKey tersebut lalu tekan Yes.
5. setelah semuanya lengkap sekarang tinggal setting langkah berikutnya.

Sekarang buka software Internet Download Manager (IDM) lalu pilih menu download lalu klik Options di dalam General ada Pilihan Browser pilih mana yang anda pergunakan saja misal Internet Expoler / Mozilla Firefox dan sebagainya.Setelah itu Klik Connection didalam Connections Type/Speed pilih yang Lan 10Mbs lalu Default
Max conn Nummber pilih 16.

Memaksimalkan dan mempercepat firefox

Nah coba ikuti langkah di bawah ini
1.Buka Firefox.
2.Pada address bar ketik about:config dan klik enter. Jika keluar tombol I’ll be careful, I promise! klik saja.
3.Klik kanan di layar Firefox yang Anda lihat (dimana saja di bawah Preference Name) kemudian arahkan mouse pada new lalu integer.
4.Pada kotak dialog New integer value – Enter the preference name isi dengan nglayout.initialpaint.delay. lalu saat kotak dialog lain muncul isi nilainya (value) dengan 0 (nol).
5.Pada Filter Bar (Filter:) letaknya ada di bawah tab yg Anda buka ketik pipelining.
6.Klik dua kali (double klik) pada tulisan network.http.pipelining agar settingannya berubah menjadi true.
7.Lalu klik dua kali (double klik) pada network.http.pipelining.maxrequests setelah keluar kotak dialognya isi dengan nomor antara 10 hingga 30. Saya sendiri mengisi 30 untuk lebih maksimal.
8.Beres dan restart Firefox Anda.

Langkah di atas merupakan cara untuk memaksimalkan si cepat menjadi lebih cepat, Nah cara di atas ternyata bisa di maksimalkan lagi dengan menggunakan add-ons fasterfox, silahkan mencoba

Memberi password pada folder

Mau tau caranya memberi password folder supaya orang lain tidak bisa membukanya? Ini sangat berguna sekali, khususnya bagi pekerja di kantoran yang ingin komputernya tidak bisa dibuka oleh orang sekantor yang gemar “gerilya” mencari file-file teman sekantor lain lewat LAN. Jika folder tersebut dibuka, maka akan si gerilyawan harus login terlebih dahulu dan akan ditanyai ID dan password yang telah Anda set sebelumnya. Hanya orang-orang yang mengetahui key ID dan kata kunci folder tersebut yang dapat masuk ke dalam folder yang Anda beri passwordnya.

Caranya cukup sederhana, yaitu dengan menghilangkan centang / contreng (hihihi mode pemilu on) pada Use Simple Sharing Folder (Recommmended) yang ada di Folder Options. Lalu coba share folder tersebut, nanti akan ada tab permission yang bisa Anda set sesuai dengan keperluan.

Mengembalikan data hilang dari hardisk

Apakah Anda pernah secara tidak sengaja menghapus file Anda, kemudian sudah meng-empty recycle bin? Atau Anda telah mem-format hard disk tapi ingin data Anda kembali? Atau data hilang / rusak karena virus? Atau karena komputer mati atau restart tiba-tiba? Ada cara untuk mengembalikan data yang hilang, yaitu dengan satu software yang sangat lengkap, yaitu Ontrack EasyRecovery Professional. Inilah cara-cara mengembalikan data Anda yang hilang . Pertama Anda harus download dulu software tersebut, silakan klik di sini untuk download software Ontrack Easy Recovery Professional. Pilih External Mirror#1
Jika data Anda yang hilang di drive C:, sebaiknya install di komputer atau sistem operasi lain. Jika data yang hilang di drive selain C:, Anda bisa menginstall software ini di mana saja di komputer yang sama, asalkan tidak berada salam satu drive dengan data yang hilang tadi.
Software ini menyediakan sebuah solusi yang sangat komplit sehubungan dengan data yang hilang atau urusan recovery data yang hilang karena:
  1. Virus.
  2. Sektor yang tidak terbaca
  3. Kesalahan aplikasi, system, atau shut down yang tidak normal.
  4. Kerusakan pada critical area.
  5. Ter-format
  6. Penyebab lain yang memungkinkan hilangnya data.
Software ini di-install pada Windows 98 SE, Me, 2000, or XP, dan dapat me-recover data untuk pada semua sistem windows. Software ini memiliki empat feature utama, yaitu:
  1. Disk Diagnostics, yaitu tool untuk mengecek kondisi hardisk Anda apakah masih bagus atau tidak.
  2. Data Recovery, yaitu tool untuk mengembalikan data / file karena terhapus, terformat, dan sebagainya.
  3. Email Repair, yaitu tool untuk mengembalikan data email Outlook Express yang terhapus atau rusak.
  4. File Repair, yaitu tool untuk memperbaiki data / file Microsoft Word, Excel, Access, PowerPoint, dan ZIP (winzip) file yang rusak karena virus atau sebab lain.

Memaksimalkan bandwitch tanpa software


Artikel ini sebenarnya berkaitan dengan artikel yang sudah saya posting sebelumnya namun dalam artikel ini kita melakukan peningkatan kemampuan bandwidth langsung melalui registry windows kita. cukup efektif…terutama untuk kita yang tidak bisa menggunakan tools TCPOptimizer…
berikut ini proses pensettingannya
MTU
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters\Interfaces\{27399555-CB68-4EBC-982D-9DCF2F5FC0ED}
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters\Interfaces\{6AF78F3C-1A8C-4582-82EC-4DBA6162B288}
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters\Interfaces\{DC4CB8F2-EAD1-4D9B-A154-B88DE5E6B108}
kita dapat melakukan setting nilai MTU pada registry dengan nilai decimal yaitu 68 – 1500 semakin besar nilai MTU maka semakin besar juga bandwidth yang kita dapat.
default TTL
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
nilai default TTL sebesar 64 (decimal) atau 40 (hexadecimal).
GlobalMaxTcpWindowSize
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
TcpWindowSize
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
besar nilai Global Max TCP Window Size sama dengan nilai TCP Window Size yaitu sebagai berikut (dengan nilai decimal)
63888 untuk line sampai dengan 2 Mbit
127776 untuk line 1 – 5 Mbit
255552 untuk line 2 – 14 Mbit
511104 untuk line 8 – 30 Mbit
1022208 untuk line 25 – 60 Mbit
kebijaksanaan kita sangatlah dibutuhkan untuk menentukan besarnya nilai TCP Window Size ini, karena sadar maupun tak sadar yang tahu tentang kemampuan jaringan kita adalah kita sendiri.

Mengatur partisi hardisk

Hardisk merupakan hardware yang sangat penting dan wajib terdapat pada sebuah PC, karena fungsinya yang sangat penting sekali, sekarang kapasitas hardisk sendiri telah mencapai 10 Terabyte,,,ruang yang amat besar untuk menyimpan berbagai macam file / data, tapi standarnya biasa yang terdapat pada PC desktop sekitar 160 GB sampai 320 GB tak jarang pula hingga 500 GB, nah melakukan Partisi pada hardisk berguna sekali agar lebih memudahkan kita mengorganisir jenis-jenis file, misalkan pada Drive C: untuk OS serta aplikasi-aplikasi anda di instal, kemudian pada Drive D: sebagai drive data anda, memang dalam melakukan Partisi tidak ada batasannya, berikut ada beberapa Tips sederhana tentang partisi hardisk.
– Yang perlu dicatat bahwa ketika anda membeli sebuah hardisk (misalkan 160 GB) maka tidak sepenuhnya hardisk itu memiliki ruang kosong sebanyak 160 GB, karena hardisk akan menggunakan sebagian memory untuk file systemnya jadi yang terbaca hanya sekitar 149 GB, sedangkan untuk Untuk 40 GB menjadi 37 GB, 160 GB = 149 GB, 250=232 GB, 320 = 298 GB, 500 GB = 465 GB, 640 = 596 GB, 1 TB (TeraByte) = 931 GB dan seterusnya, jadi untuk 160 GB kita tidak bisa membaginya secara rata 40GB pada 4 drive misalnya.
- Dalam melakukan Partisi sebaiknya Sesuai kebutuhan anda saja, misal pada hardisk 160 GB berikut pembagiannya > 40 GB pada Drive C: digunakan sebagai Drive Instalasi OS, Program-program, serta file-file aplikasi windows, beri saja nama “WINDOWS” (perbanyak lagi jika anda menginginkan banyak aplikasi dalam PC anda)
> 60 GB pada Drive D: pakai sebagai tempat penyimpanan file multimedia anda seperti Video, Film-film serta file music anda, gambar-gambar, biasanya file multimedia seperti itu memiliki kapasitas yang cukup besar jadi Buat memory yang besar pada sektor ini.
> 49 GB pada Drive E: pada drive ini gunakan sebagai tempat penyimpanan data-data penting anda termasuk data-data office, agenda-agenda anda, untuk sektor ini file tidak terlalu banyak memakan memory hardisk.

Membersihkan virus MCD di facebook

Sudah terlanjur mengeklik video McDonalds di Facebook yang ternyata virus iseng? Jangan khawatir. Akun Anda dipastikan aman karena virus tersebut tidak mencuri password.

Tapi, bukan berarti akun Facebook Anda aman dari ulah iseng pembuat virus. Pasalnya, begitu aplikasi jahat tersebut masuk akun Anda, ia bisa melakukan apa saja yang bisa membuat repot. Bukankah saat akan menonton video heboh soal McDonalds, Anda sudah rela memberikan akses kepada aplikasi tersebut untuk memprosting apa saja di wall Anda dan mengirim apapun ke semua teman Anda? Begitu Anda mengeklik allow saat itu, virus bekerja dan secara tidak sengaja Anda telah menyampah di inbox semua teman dengan undangan berisi link yang sama karena ulah virus iseng tersebut.

Nah, sebelum pelaku pembuat virus tersebut berulah lagi, bisa apa saja yang dilakukannya dari mengirim iklan spam sampai mungkin sumpah serapah dan link gambar porno, buruan bersihkan virus tersebut dari akun Facebook Anda. Bagaimana caranya? Ikuti kiat dari Vaksincom, penyedia solusi keamanan, di bawah ini (lihat gambar sebagai panduan).

1. Klik [Account] [Privacy Settings] Anda akan membuka menu "Choose Your Privacy Settings"

2. Klik [Edit your settings] dari menu "Applications and Websites" di pojok kiri bawah untuk membuka menu "Choose Your Privacy Settings > Applications, Games and Websites

3. Klik [Remove unwanted or spammy applications] untuk membuka layar "Applications, Games and Websites > Applications You Use dak klik tanda "X" di sebelah "Edit Settings"

4. Anda akan mendapatkan layar konfirmasi Remove, klik tombol [Remove] untuk menghapus program HD Video Player

Kode-kode pada CMD

ADDUSERS - Memasukkan/ menambah user ke/dari file CSV.
ARP - Address Resolution Protocol
ASSOC Change - file extension associations
ASSOCIAT - One step file association
AT Schedule - Perintah untuk membuat shedule program (utk dijalankan kemudian waktu)
ATTRIB - Mengganti atribut file
BOOTCFG - Edit boot setting windows
BROWSTAT - Mencari info domain,browser dan PDC
CACLS - Mengganti/mengubah file permissions
CALL - Memanggil sebuah program batch
CD - Memindahkan ke sebuah folder tertentu.
CHANGE - Mengubah Properties pada Terminal Server
CHKDSK - Memeriksa dan memperbaiki file system
CHKNTFS - Memeriksa NTFS file system
CHOICE - Menerima input keyboard ke dalam sebuah batch file
CIPHER - Encrypt-Decrypt files/folders
CleanMgr - Membersihkan secara otomatis Temporary files, recycle bin
CLEARMEM - Membersihkan memory
CLIP - meng-Copy STDIN ke Windows clipboard.
CLS - Membersihkan layar CMD
CLUSTER - Windows Clustering
CMD - Membuka layar CMD/ command prompt
COLOR - Mengganti warna pada window CMD
COMP - Membandingkan isi dari 2 atau lebih file
COMPACT - kompres file/folder di dalam partisi NTFS
COMPRESS - kompres file individu di dalam partisi NTFS
CON2PRT - Connect atau disconnect sebuah Printer
CONVERT - Convert FAT drive menjadi NTFS.
COPY - Copy 1 atau lebih file ke lokasi tertentu
CSVDE - Import/Export Active Directory data
DATE - Menampilkan/mengatur tanggal
Dcomcnfg - DCOM Configuration Utility
DEFRAG - Defragment hard drive
DEL - Menghapus 1 atau lebih file
DELPROF - Menghapus User Profile NT
DELTREE - Menghapus sebuah folder beserta subfolder
DevCon - Device Manager Command Line Utility
DIR - Menampilkan daftar file/folder dari sebuah drive
DIRUSE - Menampilkan disk usage/kapasitas disk
DISKCOMP - Membandingkan isi dari 2 buah floppy disk
DISKCOPY - Copy isi dari sebuah floppy disk ke floppy disk lainnya
DNSSTAT - DNS Statistics
DOSKEY - Mengedit command line,recall commands,dan create macros
DSADD - Menambah user (computer, group..) ke dalam active directory
DSQUERY - Menambah item ke dalam active directory
DSMOD - Modify user (computer, group..) di dalam active directory
ECHO - Menampilkan message pada monitor
ERASE - Menghapus satu atau lebih file
EXIT - keluar dari window CMD
EXPAND - Uncompress file
EXTRACT - Uncompress CAB files
FC - Membandingkan 2 buah file
FDISK - Disk Format dan partition
FIND - Mencari sebuah text string di dalam sebuah file
FINDSTR - Mencari strings di dalam files
FOR /F -Loop command: untuk beberapa files sekaligus
FOR - Loop command: all options Files, Directory, List
FORFILES - Batch process multiple files
FORMAT - Memformat sebuah disk
FREEDISK - Menampilkan free disk space (dalam bytes)
FSUTIL - File and Volume utilities
FTP - File Transfer Protocol
FTYPE - Menampilkan/mengubah file types yg digunakan dalam file extension
GLOBAL - Menampilkan daftar anggota dalam global groups
GOTO - Mengarahkan sebuah program batch untuk melompat ke labelled line
HELP - Online Help
HFNETCHK - Network Security Hotfix Checker
IF - Conditionally perform a command (perintah bersyarat)
IPCONFIG - Configure IP
KILL - Menghapus program dari memory
LABEL - Memberi/mengubah label disk
LOCAL - Menampilkan daftar anggota local groups
LOGEVENT - Menulis text ke dalam NT event viewer.
LOGOFF - Keluar dari system / Mengeluarkan user dari system
LOGTIME - mencatat tanggal dan waktu dalam sebuah file
MAPISEND - Mengirim e-mail dari command line
MEM - Menampilkan memory usage
MD - Create new folders
MODE - Configure a system device
MOUNTVOL - Mengatur Mount point dalam sebuah volume
MOVE - Memindahkan file dari sebuah folder ke folder lain
MOVEUSER - Menindahkan user dari sebuah domain ke domain lain
MSG - Mengirim message
MSIEXEC - Microsoft Windows Installer
MSINFO - Windows NT diagnostics
MSTSC - Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE - Mencari dan Menganti text di dalam sebuah file (find & replace)
MV - Meng-copy file yang sedang/sementara digunakan
NET - Mengatur network resources
NETDOM - Domain Manager
NETSH - Configure network protocols
NETSVC - Command-line Service Controller
NBTSTAT - Menampilkan networking statistics (NetBIOS over TCP/IP)
NETSTAT - Menampilkan networking statistics (TCP/IP)
NOW - Menampilkan current Date and Time
NSLOOKUP - Name server lookup
NTBACKUP - Backup folders
NTRIGHTS - Edit user account rights (wilayah akses yg diizinkan oleh admin)
PATH - Menampilkan atau mengatur search path untuk executable files
PATHPING - Melacak route plus network latency dan packet loss
PAUSE - Menahan proses sebuah batch file and menampilkan message
PERMS - Menampilkan permissions (wilayah akses) user
PERFMON - Performance Monitor
PING - Menguji (test) network connection
POPD - Restore previous value dari sebuah directory yang di-save oleh PUSHD
PORTQRY - Menampilkan status ports dan service
PRINT - Print text file
PRNCNFG - Menampilkan, mengatur, atau mengubah nama printer
PRNMNGR - Menampilkan, menghapus, atau menambah daftar printer; set default printer
PROMPT - Mengubah command prompt
PsExec - Menjalankan proses jarak jauh (remote)
PsFile - Menunjukkan file2 yang dibuka dari jarak jauh
PsGetSid - Menampilkan SID sebuah computer atau user
PsInfo - Menampilkan informasi dari sebuah system
PsKill - Menghentikan proses melalui process ID
PsList - Menampilkan detail informasi dari sebuah proses
PsLoggedOn - Who's logged on (mengecek secara lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList - Event log records
PsPasswd - Mengubah account password
PsService - Menampilkan dan mengubah services
PsShutdown - Shutdown atau reboot computer
PsSuspend - Suspend/menahan proces
PUSHD - Menyimpan/Save dan mengganti current directory
QGREP - Mencari kata/kalimat di dalam file yg sesuai dgn pola/line yg ditentukan.
RASDIAL - Mengatur RAS connections
RASPHONE - Mengatur RAS connections
RECOVER - Memulihkan/Recover damaged file dari sebuah disk defective (rusak).
REG - Membaca, mengatur, atau menghapus registry keys dan values
REGEDIT - Mengimport/mengeksport registry settings
REGSVR32 - Register/unregister file DLL atau ocx
REGINI - Mengubah Registry Permissions
REM - Merekam/mencatat comments (remarks) di dalam sebuah batch file
REN - mengubah nama file
REPLACE - Mengganti/Replace atau meng-update sebuah file dengan file line
RD - Delete folder
RDISK - Create Recovery Disk
RMTSHARE - Share folder atau printer
ROUTE - Memanipulasi network routing tables
RUNAS - Menjalankan sebuah program dgn menggunakan user account lain.
RUNDLL32 - Menjalankan sebuah DLL command (add/remove print connections)
SC - Service Control
SCHTASKS - Create or Edit Scheduled Tasks
SCLIST - Display NT Services
ScriptIt - Control GUI applications
SET - Display, set, atau remove environment variables
SETX - Set environment variables secara permanent
SHARE - Mendaftar atau edit sebuah file share atau print share
SHORTCUT - Create windows shortcut (.LNK file)
SHOWGRPS - Menampilkan daftar NT Workgroups atau user yang telah joined
SHOWMBRS - Menampilkan daftar Users yg merupakan member dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN - Shutdown computer
SLEEP - Menunggu selama beberapa saat
SOON - Menjadwal(schedule) sebuah command untuk beberapa waktu kemudian
SORT - Sort input
START - membuka sebuah window baru, untuk menjalankan program atau command tertentu
SU - Switch User
SUBINACL - Edit file & folder Permissions, Ownership serta Domain
SUBST - Menyesuaikan sebuah path dengan drive letter
SYSTEMINFO - Menampilkan daftar system configuration
TASKLIST - Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
TIME - Menampilkan atau mengubah waktu pada system
TIMEOUT - Delay processing sebuah batch file
TITLE - Menentukan judul window untuk sebuah session CMD.EXE
TOUCH - mengubah timestamps sebuah file
TRACERT - Melacak route ke sebuah remote host
TREE - Tampilan grafis dari struktur folder
TYPE - Menampilkan isi dari sebuah text file
USRSTAT - Menampilkan daftar domain usernames dan last login
VER - Menampilkan version information
VERIFY - Memeriksa apakah files telah ter-save
VOL - Menampilkan disk label
WHERE - Mencari dan menampilkan files di dalam sebuah directory tree
WHOAMI - Menampilkan current UserName dan current domain
WINDIFF - Membandingkan isi dari dua atau lebih file.
WINMSD - Windows system diagnostics
WINMSDP - Windows system diagnostics II
WMIC - WMI Commands
XCACLS - Mengubah file permissions (hak akses)
XCOPY - Copy files dan folders

Tips windows XP

Kita dapat menggunakan regedit pada komputer kita....
Registry adalah penentu cara kerja OS Windows XP, oleh karenanya utak-atik registry berarti mengutak-atik cara kerja Windows XP anda. Agar terhindar dari trouble, sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu registry windows XP Anda. Adapun caranya adalah sebagai berikut ini :
• Klik tombol Start > Run. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
• Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
• Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya. tekan tombol Save.

1. Mempercepat akses Folder - dengan mendisable Last Access Update.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory.
• Start>Run>regedit
• “HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetContr olFileSystem”Klik
• kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’Bikin
• DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’Ubah data menjadi ‘1′
• Klik ‘OK’

2. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
• Start Menu>Run
• Regedit
• HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWARE/Microsoft/DfrgBootOpt imizeFunction
• Cari “Enable” dibagian kanan regedit
• Klik “Modify”
• Pilih “Y to enable”
• Reboot

3. Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
• Start>Run
• “msconfig.exe”>ok
• Klik tab System.ini
• Klik tanda plus pada tab 386enh
• Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″
• Klik OK
• Restart

4. Mempercepat Loading Windows Menu
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
• Start>Run
• Regedit>Ok
• “HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop”
• Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
• Klik kanan dan pilih “Modify’
• Ketik angka “100″ (aslinya 400) Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda

5. Mempercepat Loading Program.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
• Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
• properties
• Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.
• Klik “Ok”

6. Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
• Start>Run
• ‘Regedit’>OK
• ‘HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop’
• Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
• Klik kanan dan pilih modify
• Ubah value menjadi ‘1000′ (aslinya 20000)
• Klik ‘OK’
• Sorot ‘HungAppTimeout’
• Klik kanan dan pilih modify
• Ubah value menjadi ‘1000′
• Klik ‘OK’
• ‘HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
• Klik kanan dan pilih modify
• Ubah value ke ‘1000′ (aslinya 20000)
• Klik ‘OK’
• ‘HKEY_LOCAL_MACHINE/System/CurrentControlSet/Control sorot “WaitToKillAppTimeOut”.
• Klik kanan dan pilih modify
• Ubah value menjadi ‘1000′

7. Restart dgn Cepat !!
• Pada key :
HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windoes NT | Current Version | Winlogon Tambahkan string value EnableQuickReboot dan isi defautnya dengan 1

8. Login Otomatis
• HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon
• Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.
• Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
• Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.
• Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.

9. Mencegah Perubahan Menu Start
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
• Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.
• Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

10. Membersihkan Semua Ikon Pada Desktop
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop.
Klik ganda pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

11. Membuat Desktop Lebih Stabil
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
• Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.
• Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.

12. Membersihkan Recent Documents
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
• Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory.
• Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukkan angka 1 pada bagian Value Data.

13. Menyembunyikan System Tray
• HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
• Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay.
• Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukkan angka 1 pada Value Data.
• Untuk mengembalikan System Tray masukkan angka 0 pada Value Data.
• Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu.
Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

14. Menonaktifkan Menu Properties My Computer
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
• Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
• Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
• HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
• Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
• Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
• Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit > New > Key dan beri nama Explorer.
15. DVD Di Windows Media Player
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MediaPlayer/Player/Settings
• Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama DVDUI.
• Klik ganda DVDUI dan masukkan teks Yes pada Value Data.

16. Menambah Identitas Windows Media Player
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft
• HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Policies/Microsoft/Windows
• Klik Edit > New > Key dan beri nama WindowsMediaPlayer.
• Klik Edit > New > String Value dan beri nama TitleBar.
• Klik ganda TitleBar dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

18. Mengembalikan Akses Ke CD-ROM
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
• Hapus subkey LowerFilters dan UpperFilters dengan menekan tombol Del.

19. Membersihkan Sampah Registry
• HKEY_CLASSES_ROOT/Application
• HKEY_CURRENT_USER/Software
• HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE
• Pilih salah satu subkey yang merupakan nama software yang ingin dihapus, kemudian tekan tombol Del.

20. Membersihkan Sampah Uninstall
• HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall
• Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall. Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan

21. Dari Add/Remove Programs
• HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Uninstall
• Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

22. Menjalankan Program Saat StartUp
• HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Run
• Pilih menu Edit > New > String Value dengan nama Winamp misalnya.
• Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat program tersebut terinstall (C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe).

23. Menghapus StartUp Items Di MSCONFIG
• Klik Start > Run > ketik msconfig, kemudian klik pada tab startup, hilangkan tanda centang pada program yang ingin dihapus dari daftar startup.
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Run
• HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Run
• Hapus subkey yang berisikan program-program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

24. Mengganti AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Sore
• HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International
• Klik ganda s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI.
• klik ganda s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.

25. Menonaktifkan Fungsi AutoRun
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
• Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukkan angka 95 pada Value Data.

26. Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding
• HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
• Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

27. Tweaking Memory Pada Windows XP
• HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/SessionManager/Memory Management
• Klik ganda pada DisablePagingExecutive dan masukkan angka 1 pada Value Data.
• Apabila diaktifkan,Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk. Sistem operasi dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori lebih dari 128MB.
Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching) untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga Windows XP dapat berjalan lebih cepat.

28. Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer
• Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL.
• Pada option Default Value masukkan angka 1.

29. Menyembunyikan Device Manager
• HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies
• Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama System.
• Di subkey System buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDevMgrPage.
• Klik ganda NoDevMgrPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

30. Mengoptimalkan Hard Disk Disaat Komputer Dalam Keadaan Idle
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\OptimalLayout
• Buatlah sebuah DWORD Value Baru dan beri nama EnableAutoLayout.
• Klik ganda EnableAutoLayout dan masukkan angka 1 pada Value Data.

31. Mengosongkan Temporary Internet Files Pada Saat Exit
• HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings\Cache
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Internet Settings\Cache
• Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Persistent.
• Klik ganda Persistent dan masukkan angka 0 pada Value Data

32. Mencegah Klik Ganda Secara Tidak Sengaja
• HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
• Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia dan beri nama UseDoubleClickTimer.
• Klik ganda UseDoubleClickTimer dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Tips sederhana windows 7


1. Agar Lagu MP3 tetap utuh
Windows 7 memiliki kelemahan di Windows Player 12 karena bug jahat yang dimilikinya. Bug ini otomatis akan menambahkan metadata yang hilang, termasuk album art. Masalahnya hal ini bisa mengakibatkan file tersebut tidak utuh lagi.
Untuk memperbaikinya, install updatenya dari situs Microsoft.
2. Klik Kanan yang Makin Sakti
Klik kanan pada bagian kosong di desktop untuk mengatur resolusi layar, jadi tak perlu melalui display setting dulu.
Klik kanan pada ikon Explore di taskbar, untuk mengakses folder sistem yang umum digunakan seperti Documents, Pictures, dan lainnya dengan lebih cepat.
Sedangkan bila tidak ingin menggunakan Internet Explorer dan ingin memindahkannya dari taksbar, klik kanan saja pada ikon IE, lalu pilih “Unpin this program from the taskbar”, kemudian instal browser lain.
3. Jalan pintas (shortcut) pada keyboard
Alt+P: Untuk menampikan atau menyembunyikan tampilan jendela Explorer
Windows Logo+G: Menampilkan gadget di muka windows-windows lainnya
Windows Logo++ (tombol plus): Zoom in
Windows Logo+- (tombol minus): Zoom out
Windows Logo+Up: Memperbesar ukuran window
Windows Logo+Down: Memperkecil ukuran window
Windows Logo+Left: Bergerak menuju sisi kiri layar
Windows Logo+Right: Bergerak menuju sisi kanan layar
Windows Logo+Home: Meminimize/merestore window lain kecuali yang sedang ditampilkan
4. Mengatur UAC (User Account Control)
Jengkel dengan banyaknya ‘peringatan’ (alert) seperti pada Windows Vista? Aturlah dengan langkah berikut: Start -> Control Panel -> Change User Account Control Settings.
5. Menulis Cakram Digital
Windows 7 akhirnya menyediakan layanan untuk mem-’burn’ file ISO langsung ke bentuk CD atau DVD. Untuk memudahkannya, tinggal double klik pada file tersebut, pilih drive dengan disk kosong lalu klik Burn.
6. Akses video lebih cepat
Klik kanan pada menu Start, lalu menuju Properties -> Start Menu -> Customize, dan set pilihan video pada “Display as a link”. Kini bisa mengakses folder video dengan langkah singkat.
7. Bagi Flickr
Memiliki account di Flickr? Untuk mempercepat membukanya, kunjungilah situs I Started Something, kemudian downloadlah Connector-nya, lalu pilih Open. Dengan ini, “Flickr Search’ akan ditambahkan di folder Searches, pun bisa mencari foto lewat desktop . Gampang kan?

mengoptimalkan windows 7

Bagi pengguna Windows 7 atau Windows Vista dan ingin mengubah setting-setting tersembunyi yang ada, bisa menggunakan Ultimate Windows Tweaker. Tools gratis dan portable ini berfungsi untuk tweaking dan optimasi, sehingga bisa membuat sistem operasi menjadi lebih cepat, stabil dan lebih aman hanya dengan beberapa klik.
Ultimate Windows Tweaker otomatis akan mendeteksi apakah Windows yang digunakan adalah Windows Vista / Windows 7, sehingga pilihan yang tampil otomatis disesuaikan. Apa saja fitur program ini ?
 http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/07/ultimate-windows-tweaker.png

System Information :
- Menampilkan Informasi Sistem operasi, version + build no, system rating, processor, RAM, deskripsi komputer dan lainnya.

Personalization
- Windows Explorer, berbagai opsi yang berkaitan dengan tampilan/menu yang ada di Windows Explorer.
- Customize Start Menu, seperti menyembunyikan beberapa menu items dan lainnya.
- Taskbar Appearance seperti Disable Aero Peek preview, lock taksbar, disable windows preview (thumbnails), menghilangkan beberapa icon dan lainnya.

User Account & UAC
- Mengubah beberapa menu di Welcome Screen
- Mengubah efek text di Welcome Screen, juga background
- Beberapa pengaturan di User Account Control
System Performance
- Pengubahan Tooltip menampilkan nilai aktual dalam milidetik
- Perbakan “Menu Action”
- Tweak untuk sistem performance, seperti auto end non-respondins applications, otomatis restart shell, Uload DLL dari memory, dan lainnya.
- Optimasi services, seperti Disable Superfetch service, Windows Security Center, Windows Time service, PRinter spooling, Tablet PC, Windows Update dan Windows Aero user interface.
Security Settigs
- Administrative restriction, seperti disable Registry editor, command prompt, Task manager, MMC snap-ins, WinKey Control, System Restore, pengubahan warna dan tampilan, COntrol panel, autoplay dan lainnya.
- Windows Explorer Restriction : Disable folder options, menghilangkan tab security, fitur CD burn dan menghilangkan contect menu bawaan explorer.
- WIndows Application Restriction, seperti disable Windows media center, sound recorder, Windows Defender, sidebar, error reportin dan windows mobility center.
- Windows Update Setting
Network Tweaks
- Berbagai tweak tentang jaringan
- Otimalisasi bandwidth
Internet Explorer
- Reset IE ke setting bawaan (defaut)
- General, seperti mengubah judu window, download directory dan lainnya
- Berbagai setting di Tab dan Advanced configuration
Additional Tweaks
- Menampilkan context menu untuk drive dan folder juga file and folder.
- Berbagai tweak lainnya, seperti disable Hibernation, windows startup sound, pagefile, encryption dan lainnya.

Download
Ultimate Windows Tweaker v2, a Tweak UI for Windows 7 & Vista | The Windows Club (Ukuran zip 139 KB, file exe sekitar 345 KB)
Program ini tidak dapat digunakan untuk tweak Windows XP. Jika anda ingin meng-kustomisasi beberapa setting tersembunyi, bisa menggunakan TweakUI yang bisa di download dari halaman Microsoft PowerToys for Windows XP

Menghapus virus trojan

Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputermalicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target). merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (

Cara Kerja

Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
  • Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
  • Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).

Cara Penyebaran

Penggunaan istilah Trojan atau Trojan horse dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di dalam sebuah program baik-baik dan berguna; seperti halnya dalam Perang Troya, para prajurit Sparta bersembunyi di dalam Kuda Troya yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak.
Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang cracker untuk mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.

Jenis-jenis Trojan

Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
  • Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
  • Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
  • Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
  • DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
  • Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.

Pendeteksian dan Pembersihan

Memeriksa Listening Port

Mendeteksi keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang agak sulit dilakukan. Cara termudah adalah dengan melihat port-port mana yang terbuka dan sedang berada dalam keadaan "listening", dengan menggunakan utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan sebagai sebuah layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background), sehingga Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari jarak jauh. Ketika sebuah transmisi UDP atau TCP dilakukan, tapi transmisi tersebut dari port (yang berada dalam keadaan "listening") atau alamat yang tidak dikenali, maka hal tersebut bisa dijadikan pedoman bahwa sistem yang bersangkutan telah terinfeksi oleh Trojan Horse.
Berikut ini adalah contoh penggunaan utilitas Netstat dalam Windows XP Professional

C:\>netstat -a -b

Active Connections

 Proto  Local Address          Foreign Address        State           PID
 TCP    windows-xp:epmap       0.0.0.0:0              LISTENING       956
  c:\windows\system32\WS2_32.dll
  C:\WINDOWS\system32\RPCRT4.dll
  c:\windows\system32\rpcss.dll
  C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
  -- unknown component(s) --
  [svchost.exe]
 TCP    windows-xp:microsoft-ds  0.0.0.0:0              LISTENING       4
  [System]
 TCP    windows-xp:50300       0.0.0.0:0              LISTENING       1908
  [oodag.exe]
 TCP    windows-xp:1025        0.0.0.0:0              LISTENING       496
  [alg.exe]
 TCP    windows-xp:1030        0.0.0.0:0              LISTENING       1252
  [ccApp.exe]
 UDP    windows-xp:microsoft-ds  *:*                                    4
  [System]
 UDP    windows-xp:4500        *:*                                    724
  [lsass.exe]
 UDP    windows-xp:isakmp      *:*                                    724
  [lsass.exe]
 UDP    windows-xp:1900        *:*                                    1192
  c:\windows\system32\WS2_32.dll
  c:\windows\system32\ssdpsrv.dll
  C:\WINDOWS\system32\ADVAPI32.dll
  C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
  [svchost.exe]
 UDP    windows-xp:ntp         *:*                                    1036
  c:\windows\system32\WS2_32.dll
  c:\windows\system32\w32time.dll
  ntdll.dll
  C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
  [svchost.exe]

Membuat Snapshot

Cara lainnya yang dapat digunakan adalah dengan membuat sebuah "snapshot" terhadap semua berkas program (*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan waktu dengan versi-versi terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi ke jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah checksum terhadap semua berkas program (dengan CRC atau MD5 atau mekanisme lainnya). Karena seringnya Trojan dimasukkan ke dalam direktori di mana sistem operasi berada (\WINDOWS atau \WINNT untuk Windows atau /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin dalam keluarga UNIX), maka yang patut dicurigai adalah berkas-berkas yang berada di dalam direktori tersebut. Banyak berkas yang dapat dicurigai, khususnya berkas-berkas program yang memiliki nama yang mirip dengan berkas yang "baik-baik" (seperti "svch0st.exe", dari yang seharusnya "svchost.exe", sebuah berkas yang dijalankan oleh banyak layanan sistem operasi Windows) dapat dicurigai sebagai Trojan Horse.

Antivirus

Cara terakhir adalah dengan menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus, yang dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi Trojan yang dipadukan dengan firewall yang memonitor setiap transmisi yang masuk dan keluar. Cara ini lebih efisien, tapi lebih mahal, karena umumnya perangkat lunak antivirus yang dipadukan dengan firewall memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan dua cara di atas (yang cenderung "gratis"). Memang, ada beberapa perangkat yang gratis, tapi tetap saja dibutuhkan waktu, tenaga dan uang untuk mendapatkannya (mengunduhnya dari Internet).

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More